Saat sedang menyusun hasil laporan penelitian, tentu kita kenal dengan istilah verifikasi data. Nah, verifikasi data merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan oleh seorang peneliti untuk memastikan data penelitian sudah valid atau belum.

Baca juga:
Apa Itu Cohort: Pengertian, Jenis dan Kelebihan Kekurangannya

Baik penelitian kualitatif maupun kuantitatif, verifikasi data sangatlah penting untuk dilakukan guna dimanfaatkan sebagai salah satu bukti atau acuan untuk mempertanggung jawabkan laporan yang telah dibuat. Tanpa adanya verifikasi data, maka keabsahan dari laporan itu sendiri akan diragukan kebenarannya.

Apabila Anda saat ini sedang membuat data penelitian dan bingung bagaimana cara membuat verifikasi data secara tepat, silakan simak informasi yang akan kami berikan secara detail berikut ini.

Pengertian Verifikasi Data

Verifikasi Data ialah sebuah aktivitas yang dilakukan dalam penelitian guna memastikan teknik pengumpulan data yang terdapat dalam laporan apakah sudah sesuai dengan sumber asli, landasan teori dan referensi yang jadi acuan data atau belum.

Dengan adanya verifikasi data semacam ini, maka laporan penelitian yang dibuat jadi lebih valid karena mampu meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam proses pengumpulan data di lapangan maupun dari pengambilan teori dari jurnal penelitian yang telah ada.

Proses verifikasi data harus dapat dipakai untuk menguji kebenaran teori dengan cara memverifikasi secara langsung dengan fakta di lapangan. Nantinya, data yang telah dikumpulkan ini akan dianalisis, diolah dan diteliti lebih lanjut untuk keperluan pengujian hipotesis penelitian sesuai dengan aktivitas yang telah ditentukan.

Untuk lebih jelasnya, silakan simak pengertian verifikasi data menurut sumber resmi dan para ahli berikut ini:

  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),verifikasi data ialah sebuah pemeriksaan tentang kebenaran pernyataan, laporan, perhitungan ulang dan sebagainya untuk membangun akurasi, kebenaran, validitas akan suatu informasi.
  • Menurut Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE), verifikasi data merupakan suatu pengujian terhadap sistem guna membuktikan akan teknik pengumpulan data yang telah dilakukan sudah memenuhi segala jenis¬†persyaratan yang ditentukan atau belum. Fungsinya ialah untuk mengurangi kesalahan saat memasukkan data menggunakan beragam jenis metode penelitian yang tersedia.
  • Menurut Hartina Sri Ayu (2016), verifikati data merupakan metode akhir yang dipakai untuk memastikan bahwa data penelitian yang telah dikumpulan akurat dan tidak cacat.

Jenis-Jenis Verifikasi

Untuk memastikan validitas data yang terdapat dalam laporan penelitian, kita tidak bisa hanya mengandalkan verifikasi data saja, melainkan harus mempertimbangkan pula beberapa jenis-jenis verifikasi berikut ini:

1. Verifikasi Penelitian

Verifikasi penelitian adalah verifikasi yang dilakukan untuk menguji apakah suatu penelitian sudah sesuai dengan teori ilmiah atau belum. Dalam prosesnya, verifikasi penelitian akan meneliti setiap hal-hal yang berkaitan dengan data yang terangkum dalam laporan tersebut.

Tanpa adanya verifikasi penelitian, maka sebuah laporan penelitian ilmiah belum bisa kita sebut valid. Hal ini karena data penelitian merupakan salah satu aspek yang sangat penting sebagai acuan ilmu pengetahuan untuk masa kini maupun untuk masa yang akan datang.

2. Verifikasi Login

Merupakan salah satu jenis verifikasi yang diperlukan untuk keperluan login terhadap suatu akun digital ataupun untuk keperluan izin akses ke suatu ruangan.

Metode ini menggunakan indikator data seperti password dan username maupun menggunakan indikator biometrik seperti fingerprint, retina mata, hingga suara untuk memverifikasi apakah orang tersebut benar-benar memiliki akses masuk atau tidak.

3. Verifikasi Data

Salah satu proses verifikasi yang bersifat krusial ialah verifikasi data. Untuk melakukan verifikasi data, maka akan diteliti dan diolah lebih lanjut akan sumber data yang telah dikumpulkan.

Misalnya proses verifikasi yang dilakukan untuk mengetahui identitas seseorang, maka yang dibutuhkan adalah data pribadi seperti KTP, SIM, akta kelahiran, ataupun data lain yang berkaitan dengan identitas orang tersebut.

4. Verifikasi Proyek

Yang terakhir ada verifikasi proyek yang merupakan salah satu proses verifikasi yang berhubungan langsung dengan proyek penelitian yang sedang dijalankan.

Tujuan dari verifikasi proyek ialah untuk keperluan pengecekan kelengkapan spesifikasi dari setiap orang yang berhubungan proyek tersebut. Verifikasi proyek ini juga berhubungan langsung dengan verifikasi data karena dalam proses validasinya tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Metode Verifikasi Data

Setiap peneliti biasanya punya metode tersendiri saat mereka akan verifikasi data hasil penelitannya, namun jika dilihat secara keseluruhan ada beberapa metode yang umum digunakan untuk keperluan verifikasi data, berikut diantaranya:

1. Proofreading Data

Salah satu metode verifikasi data yang dilakukan dengan cara memeriksa entri data suatu penelitian terhadap dokumen aslinya.

2. Entri Ganda

Memasukan data sebanyak dua kali untuk keperluan pembandingan antara data keduanya agar bisa deteliti lebih jauh keabsahannya.

3. Demonstrasi

Menguji kinerja suatu bentuk hasil penelitian apakah sudah sesuai dengan deskripsi yang tertera dalam laporan penelitian ataukah belum.

4. Pengujian

Metode verifikasi data dengan cara menguji apakah produk hasil penelitian tersebut dapat bekerja dengan baik ataukah tidak. Pengujian ini sendiri juga memiliki beragam jenis metode yang berbeda-beda.

5. Analisis

Merupakan salah satu metode verifikasi data yang dilakukan dengan cara meneliti, mengevaluasi dan memprediksi akan data hasil penelitian yang telah dibuat sebelumnya.

6. Inspeksi

Memeriksa bentuk hasil penelitian dengan mengandalkan panca indra manusia seperti penglihatan, pendengaran, penciuman dan sebagainya.

Tujuan Verifikasi Data

Dalam pelaksanaannya, verifikasi data tentu dibuat dengan tujuan besar dibelakangnya. Nah berikut ini merupakan beberapa jenis tujuan verifikasi data yang perlu Anda ketahui:

1. Meningkatkan Kualitas Penelitian

Verifikasi data dibuat untuk mengkaji lebih lanjut terkait data hasil penelitian agar akurat, valid dan dapat diterapkan langsung di lingkungan masyarakat.

Semakin bagus kualitas data penelitian yang dikumpulkan, maka akan semakin bagus pula hasil dari penerapan metode peneltian tersebut. Dengan begitu, kualitas penelitian akan semakin meningkat sehingga bisa diterapkan secara universal oleh siapapun yang membutuhkan.

2. Meningkatkan Produktivitas

Semakin bagus kualitas hasil penelitian, maka akan semakin bagus pula produktivitas para peneliti dalam melakukan percepatan riset menggunakan beragam metode penelitian yang tersedia.

Kaitan antara produktivitas dan verifikasi data memang tidak terjadi secara langsung, namun hal itu akan sangat mempengaruhi proses penelitian yang terjadi secara keseluruhan.

3. Mengurangi Biaya Penelitian

Verifikasi data dibuat dengan tujuan untuk mengurangi biaya penelitian yang terlalu besar. Dengan meningkatnya efektivitas hasil penelitian, maka biaya penelitian bisa ditekan hingga lebih dari 50% dari sebelumnya.

Dengan hasil pengumpulan data yang lebih berkualitas, tentu produk, layanan dan fungsi lain yang berkaitan dengan data penelitian dapat lebih optimal sehingga biaya yang dibutuhkan tidak terlalu besar.

4. Meningkatkan Keuntungan

Apabila data yang terdapat dari hasil penelitian tidak akurat tentu akan berakibat buruk nantinya. Terutama bagi yang menggunakan data penelitian untuk keperluan bisnis seperti yang biasa diterapkan dalam perusahaan.

Dengan verifikasi data yang tak akurat, tentu akan menghambat perkembangan bisnis itu sendiri mengingat produk yang mereka hasilkan gagal karena data penelitiannya tidak tepat. Akibatnya tentu terjadi penurunan penjualan.

Proses Verifikasi Data

Untuk memenuhi proses verifikasi data, ada tiga hal yang perlu Anda lakukan yakni:

1. Perencanaan

Merupakan proses verifikasi yang dilakukan untuk mengidentifikasi prosedur yang dilakukan sudah tepat atau tidak. Proses ini tidak berhubungan langsung dengan pengujian, namun lebih ke persiapan langkah-langkah yang akan dilakukan guna menghindari kegagalan.

2. Pelaksanaan

Proses pelaksanaan evaluasi dan pengujian hasil penelitian yang dilakukan dengan mengetahui data yang didokumentasikan sudah sesuai di lapangan atau belum.

3. Pelaporan

Tahap terakhir dari proses verifikasi data dengan cara mengumpulkan semua hal yang diperoleh dari proses perencanaan dan pelaksanaan guna keperluan pembuatan laporan penelitian.

Nah itulah informasi singkat yang dapat kami berikan kepada Anda seputar verifikasi data. Semoga bermanfaat!

Comments are closed.