IUMK merupakan salah satu perizinan terpenting yang wajib dimiliki oleh para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah).

Baca juga:
Apa itu SKDP dan Wajibkah Membuatnya?
Waarmerking: Pengertian, Syarat dan Prosedur Pembuatannya

Sayangnya, banyak para pelaku UMKM yang tidak memahami betapa pentingnya IUMK bagi bisnisnya, bahkan justru mengabaikannya. Untuk itu, di kesempatan ini kami ingin mengulas secara detail terkait bagaimana cara membuat IUMK secara mudah dan tepat.

Berdasarkan pernyataan resmi dari Kemenkopukm (Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia), para pelaku UMKM yang memiliki IUMK akan mendapatkan kepastian dan jaminan hukum yang jelas serta akan mendapatkan fasilitas dari pemerintah.

Bila Anda sudah paham terkait pentingnya IUMK, maka silakan simak ulasannya berikut ini.

Pengertian IUMK & Dasar Hukumnya

IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil) adalah surat yang berfungsi sebagai bukti legalitas bagi para pelaku usaha mikro dan kecil dalam menjalankan usahanya. IUMK terdiri atas selembar naskah atau dokumen yang berisi informasi dan keterangan pendirian perusahaan yang nantinya dapat digunakan sebagai bukti yang kuat di mata hukum.

Dalam pelaksanaannya, IUMK ini nantinya akan berguna sebagai saran pemberdayaan untuk para UKM dalam hal pengembangan usaha nantinya. Tak hanya itu, surat ini juga diperlukan sebagai lampiran utama dalam meminta perizinan-perizinan penting lainnya.

Berdasarkan UU No. 20 Th. 2008, disebutkan bahwa usaha mikro, kecil, menengah dibedakan dari kriteria kekayaan dan omzet yang dimilikinya. Untuk usaha mikro, maksimal kekayaan yang dimilikinya ialah 50 juta dengan omzet tahunan paling banyak 300 juta.

Sementara untuk usaha kecil, jumlah maksimal kekayaan hingga 500 juta dengan omzet tahunan hingga 2,5 miliar / tahunnya. Jika Anda memiliki usaha yang masuk dalam kriteria di atas, maka wajib memiliki IUMK sebagai salah satu perizinan untuk Usaha Mikro dan Kecil.

Apabila ditinjau dari aspek hukumnya, maka IUMK memiliki beberapa sumber peraturan dasar yakni:

  • Perpres RI No. 98 Th. 2014 terkait Perizinan untuk Usaha Mikro dan Kecil
  • Nota Kesepahaman Mendagri, Menteri Perdagangan, Menkopukm No. 72/M-DAG/MOU/I/2015
  • Peraturan Mendagri No. 83 Th. 2014 terkait Pedoman Pemberian Izin Usaha Mikro dan Kecil
  • Nota Kesepahaman Mendagri, Menteri Perdagangan, Menkopukm No. 03/KB/M.KUKM/I/2015
  • Lembaran Negara RI Th. 2014 No. 222 tentang Perizinan untuk Usaha Mikro dan Kecil
  • Nota Kesepahaman Mendagri, Menteri Perdagangan, Menkopukm No. 503/555/SJ

Syarat-Syarat Mengajukan IUMK

Berikut beberapa syarat yang perlu Anda penuhi apabila ingin mengajukan IUMK bagi usaha yang Anda miliki:

  • Surat Pengantar Dari Desa / Kelurahan Sesuai Lokasi Usaha
  • Fotokopi KTP dan KK Pemilik Usaha Mikro / Kecil
  • Formulir IUMK Dari Kantor Kecamatan
  • Pas Foto Berwarna Dengan Ukuran 4 x 6 Sebanyak 2 Lembar
  • Email dan Nomor Telepon Aktif / Bisa Dihubungi

*Catatan: Perlu Anda tahu, untuk pengajuan data ini semuanya harus lengkap dan cocok. Apabila antara satu dokumen dan dokumen lainnya ada data / informasi yang tidak cocok, maka Anda perlu meminta surat keterangan beda data dari kelurahan setempat.

Langkah-Langkah Membuat IUMK Mudah dan Tepat

Membuat IUMK sepenuhnya gratis, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya apapun sesuai ketetapan yang ditetapakn pemerintah. Hal ini dikarenakan biaya pembuatan IUMK akan menjadi beban APBN dan atau APBD.

Berikut cara membuat IUMK yang wajib Anda ketahui:

1. Siapkan Persyaratan yang Wajib Dipenuhi

Pertama, Anda wajib menyiapkan segala jenis persyaratan wajib untuk membuat IUMK. Persyaratan ini meliputi beberapa hal, mulai dari persyaratan administratif dan persyaratan berkas.

Untuk mengetahui apa saja persyaratannya, Anda bisa melihat rinciannya pada informasi yang telah kami ulas sebelumnya di atas.

2. Cara Membuat IUMK Melalui Kantor Kecamatan

Untuk membuat IUMK secara offline, Anda bisa datang langsung ke kantor kecamatan di mana tempat usaha Anda berdiri, bukan kecamatan Anda tinggal.

Berikut langkah-langkah membuat IUMK secara offline yang perlu Anda ketahui:

  1. Siapkan surat pengantar yang Anda dapatkan dari kantor desa setempat
  2. Bawa berkas-berkas yang dibutuhkan seperti yang kami sebutkan di bagian persyaratan
  3. Kunjungi kantor kecamatan sesuai lokasi usaha UKM Anda berdiri
  4. Minta formulir pendaftaran IUMK setelah itu isi semuanya dengan data yang tepat
  5. Serahkan semua berkas-berkas yang Anda butuhkan dan tunggu hingga proses selesai

3. Cara Membuat IUMK Online Melalui OSS

Selanjutnya, Anda bisa juga mengajukan IUMK secara online melalui sistem OSS apabila tidak sempat membuatnya secara offline baik karena keterbatasan waktu atau lainnya.

3.1 Membuat Akun

Untuk pelaku badan usaha wajib melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui sistem OSS. Adapun langkah-langkahnya sbb:

  1. Masuk ke sistem OSS: https://oss.go.id/
  2. Tekan tombol Daftar dan lengkapi data / informasi yang dibutuhkan pada pendaftaran
  3. Jika sudah, masukkan Kode Captcha dan tekan tombol Daftar
  4. Selanjutnya Anda akan menerima email dari OSS > buka email, lalu tekan tombol / link Aktivasi
  5. Selamat! Akun OSS Anda sudah aktif

3.2 Masuk ke Sistem OSS

  1. Setelah Akun OSS aktif, Anda akan menerima email selanjutnya (email Verifikasi OSS)
  2. Buka email tersebut, lihat Password yang telah dikirimkan
  3. Kunjungi kembali sistem OSS: https://oss.go.id/
  4. tekan tombol Login, masukkan User ID (email Anda) dan Password
  5. Masukkan Kode Captcha, tekan tombol Login

3.3 Melengkapi Beberapa Data / Informasi

  1. Setelah Anda sukses Login, selanjutnya tekan Pengajuan Mikro, lalu Pengajuan Baru
  2. Lengkapi data-data yang dibutuhkan. Jika sudah, tekan Simpan
  3. Tekan Tambah Data. Lengkapi kembali semua form yang ada dengan data yang Anda miliki. Apabila sudah, tekan Simpan Data Usaha (bila punya lebih dari satu jenis usaha, ulangi langkah serupa)

3.4 Unduh NIB dan IUMK

  1. Pilih Data Usaha yang sudah Anda tambahkan, tekan Simpan dan Lanjutkan
  2. Pilih kembali Data Usaha, tekan Proses NIB, lalu Lanjutkan
  3. Terakhir, Anda sudah dapat menerbitkan NIB dan IUMK. Tekan NIB dan Cetak Izin Usaha (untuk mendapatkan IUMK), keduanya bisa Anda unduh dan simpan

Nah itulah rincian cara membuat IUMK yang perlu Anda ketahui. Sekarang, giliran Anda untuk mencobanya sendiri!

Comments are closed.