Apakah Anda termasuk orang yang mengikuti perkembangan teknologi pada sistem operasi di perangkat tertentu? Tepat sekali, semakin canggih sebuah perangkat teknologi biasanya juga ditandai dari sistem operasi yang ada di dalam perangkat tersebut.

Pastinya Anda juga akan mempertimbangkan sistem operasi di PC, Laptop, atau ponsel sebelum membelinya. Jadi sebenarnya apa itu pengertian sistem operasi?

Baca juga:
Mengenal Apa Itu Internet: Pengertian dan Sejarahnya
Pengertian Internet of Things dan Inovasi Masa Depan Berbasis IoT
Apa Itu Jaringan Komputer: Pengertian, Jenis dan Manfaatnya

Sistem operasi memiliki beberapa jenis yang terus berkembang hingga sekarang. Bahkan itulah sebabnya kemajuan teknologi yang semakin canggih bisa saja menciptakan sistem operasi baru. Saat ini ada beberapa sistem operasi yang banyak digunakan untuk menjalankan beberapa perangkat seperti laptop, PC, tablet, hingga ponsel.

Agar bisa memaksimalkan pemanfaatan sistem operasi ini, Anda perlu mengenal dan mengetahui pengertian sistem operasi, jenis-jenisnya, komponen, cara kerja, hingga fungsi-fungsinya untuk aktivitas komputasi Anda.

Hal ini bisa menjadi pertimbangan jika ingin menggunakan perangkat tertentu agar sesuai dengan kebutuhan komputasi sebagai solusi dari kerja sistem yang akan Anda gunakan.

Berikut ini penjelasan tentang sistem operasi yang perlu Anda ketahui agar bisa memanfaatkan sistem komputasi terbaru dan menikmati kemudahannya:

Pengertian Sistem Operasi

Sistem operasi adalah bentuk perangkat lunak berupa sistem yang mampu mengelola sumber data (resources) dari software maupun hardware agar komputer berjalan dengan baik.

Sistem operasi akan memudahkan interaksi antara perangkat komputer dengan penggunanya atau usernya yang kemudian hal ini disebut brainware.

Hubungan antara sistem operasi dapat dianalogikan seperti kendaraan bermotor dan bahan bakar. Jadi tanpa adanya bahan bakar yakni sistem operasi ini maka sebuah perangkat komputer tidak akan bisa berjalan seperti normalnya.

Atau sebaliknya, jika Anda memiliki sistem operasi namun tidak memiliki perangkat komputernya maka sistem itum menjadi tidak berguna. 

Sejarah Adanya Sistem Operasi

Sebelum teknologi secanggih sekarang, sejarah ditemukannya berbagai sistem teknologi menjadi jejak perkembangan zaman.

Itulah sebabnya ada pembahasan terkait sejarah awal ditemukannya sistem operasi yang bisa mendukung jalannya proses perangkat sistem komputer secara sistematis dan terstruktur hingga canggih seperti sekarang.

1. Generasi Pertama (1945-1955)

Masa ini pertama kali tercipta sebuah perangkat komputasi elektronik yang bisa menyaingi peran sistem komputasi secara mekanik. Hal ini disebabkan karena teknologi manusia yang semakin cepat dalam menghitung dan mengingat informasi namun masih sangat terbatas, sehingga sering terjadi kesalahan.

Itulah sebabnya pada generasi ini terciptalah sistem komputer untuk diperintah atau diberi instruksi agar mengerjakan setiap tugas secara langsung dengan cepat dan tepat.

2. Generasi Kedua (1955-1965)

Generasi berikutnya kemudian mengenal sebuah gagasan baru bernama Batch Processing System, yakni sistem komputer yang bekerja secara real time dalam satu rangkaian perangkat yang saling berhubungan.

Pada generasi ini belum ditemukan sistem operasi khusus, namun sudah menggunakan fungsi sistem operasi IBSYS dan FMS.

3. Generasi Ketiga (1965-1980)

Setelah itu berlanjut ke generasi ketiga dimana masuknya perkembangan sistem komputer yang sudah cukup advanced. Di masa ini sistem operasi komputer sudah digunakan untuk komunikasi secara online sekaligus.

Jadi sistem operasi ini sudah sangat mendukung proses multi-user dan multi-programming untuk beberapa apernagakan secara bersamaan.

4. Generasi Keempat (1980-Sekarang)

Generasi yang terakhir hingga sekarang yakni generasi keempat yang sudah menggunakan fitur dan fungsionalitas sistem operasi yang jauh lebih kompleks daripada sistem di generasi-generasi sebelumnya.

Hingga sistem operasi generasi keempat memiliki keunggulan utama Graphical User Interface (GUI) yang berfungsi untuk memberi pengalaman yang lebih baik dan proses interaksi yang berjalan lebih mudah dan cepat untuk penggunanya.

Jenis-Jenis Sistem Operasi Berdasarkan Cara Kerjanya

Setelah mengetahui pengertian sistem operasi dan sejarahnya, maka Anda perlu mengenal pula apa saja jenis sitem operasi itu. Berikut ini jenis-jenis sistem operasi yang diklasifikasikan berdasarkan cara kerja sistem operasi tersebut pada perangkat komputer.

1. Batch OS

Sistem operasi Batch adalah sistem yang bisa menyatukan berbagai pekerjaan. Jadi sistem operasi ini mampu berfungsi sebagai sistem yang mempercepat pekerjaan untuk terselesaikan dan tidak terlalu berat untuk mengimplementasikannya.

2. Distributed OS

Distributed OS adalah jenis sistem operasi yang menggunakan beberapa prosesor di perangkat komputer untuk memudahkan aktivitas komputasi. Kemudian sistem operasi ini akan memberi user sistem yang cepat dengan akurasi yang tepat untuk menjalankan perangkat komputer.

3. Mobile OS

Mobile OS adalah sistem operasi yang didesain khusus untuk kebutuhan user pada perangkat mobile. Salah satu contohnya adalah Android dan iOS yang merupakan sistem operasi mobile yang sangat populer sekarang banyak digunakan orang.

Kedua sistem operasi tersebut diciptakan khusus untuk kebutuhan aplikasi dalam perangkat mobile secara spesifik.

4. Multitasking atau Time Sharing OS

Sistem operasi multitasking atau time sharing OS dapat mengerjakan tugas penggunanya secara bersamaan dalam erakta CPU yang sama pula.

5. Network OS

Sistem operasi yang menggunakan jaringan (network) dapat berperan sebagai pengatur data, user, keamanan dan fungsi dari networking itu sendiri pada komputer.

6. Real Time OS

Real Time OS berfungsi untuk meng interval atau memproses sitem dalam jarak waktu dan respons input yang lebih kecil.

Contoh Jenis Sistem Operasi Untuk Desktop

Dalam penerapannya, sistem operasi kemudian digunakan untuk perangkat komputer atau desktop seperti berikut ini:

1. Microsoft DOS

Ms DOS adalah sistem operasi generasi pertama buatan Microsoft yang banyak digunakan pada tahun 1981 pada komputer dari IBM-PC. User interface dari Ms DOS adalah berupa tulisan tanpa ada gambar seperti sekarang yang kita kenal dengan istilah Command Prompt.

2. Microsoft Windows

Sistem operasi Windows adalah penerus dari Ms DOS dengan tampilan yang lebih baik, yakni sudah memiliki gambar yang sistemnya dinamakan Graphical User Interface (GUI).

Tampilan grafik tersebut dapat digunakan pengguna untuk mengoperasikan komputer dengan lebih mudah dan cepat.

3. Macintosh Atau macOS

Sistem operasi Macintosh adalah jenis sistem yang dirancang khusus dah eksklusif bagi perangkat Apple saja. Sistem operasi ini mulai dikembangkan dari tahun 1984 untuk penyelesaian proyek LISA yang merupakan nama putri kandung pendiri Apple, yakni Steve Jobs.

macOS juga mengeluarkan beberapa versi pada perangkatnya hingga sekarang, sama seperti Windows.

4. Linux

Merupakan sistem operasi yang sifatnya open source, yakni membebaskan pengguna untuk mengembangkan sistem operasi seperti apa yang dibutuhkan untuk perangkat komputer mereka.

Linux kemudian menjadi sistem operasi favorit bagi mereka yang ingin mengmbengkan sistem sendiri karena bisa pengguna bisa mengubah, menambah, atau mengurangi sistem apa saja yang ada di dalam komputer.

5. Unix

Tidak jauh berbeda dengan sistem operasi Ms DOS, UNIX juga merupakan jenis sistem operasi lama yang memiliki beberapa versi yang sudah dirilis secara gratis ke publik.

Sistem operasi ini cukup aman digunakan pada saat itu karena sudah terserang virus. Namun saat ini UNI sudah ditinggalkan dan tidak lagi digunakan karena belum bisa menandingi kelebihan dari teknologi sistem operasi lainnya.

Contoh Jenis Sistem Operasi Untuk Mobile

Dalam penerapannya, sistem operasi kemudian digunakan pula untuk perangkat mobile seperti berikut ini:

1. Android

Android adalah sistem operasi yang banyak digunakan oleh ponsel saat ini di pasaran. Sistem operasi ini awalnya dikembangkan oleh perusahaan Android Inc yang kemudian dibeli oleh perusahaan Google. Sistem operasi ini memiliki ciri utama yakni memberikan cemilan manis di setiap versi terbarunya.

Android adalah sistem operasi yang dikembangkan dari sistem operasi Linux. Versi 1.0 Android pertama kali muncul tanpa penggunaan nama makanan di belakangnya, hingga versi selanjutnya Android 1.5 menggunakan istilah Cupcake untuk nama versi Androidnya.

2. iOS

Apple sudah lebih dulu muncul dan memperkenalkan sistem operasi mereka sebelum Android untuk perangkat mobilenya, yakni iOS.

Sistem operasi iOS diciptakan khusus untuk perangkat versi mobile dari sistem operasi MAC yang digunakan pada iPhone dan iPad. Perkembangan terbaru, sistem operasi ini juga dikembangkan untuk menjalankan perangkat Apple TV.

3. Windows Phone

Windows Phone atau disebut pula Windows Mobile adalah sistem operasi yang dikembangkan microsoft untuk menjalankan perangkat versi mobilenya. Brand Nokia sempat menggunakan sistem operasi ini, namun kurang berhasil karena kalah pamor dengan sistem operasi Android dan iOS pada saat itu.

4. Symbian

Sistem operasi symbian banyak digunakan pada ponsel genggam yang muncul sebelum adanya HP berteknologi touchscreen. Contohnya brand terbesar adalah Nokia, Sony Ericsson dan Siemens. Brand tersebut menggunakan sistem operasi symbian untuk menjalankan perangkatnya.

Saat ini sistem operasi symbian sudah ditinggalkan karena munculnya kecanggihan sistem operasi Android, Windows Phone dan iOS.

5. Blackberry OS

Sistem operasi Blackberry juga awalnya diciptakan secara eksklusif hanya untuk beberapa layanan milik mereka sendiri. Hingga ada satu masa sistem operasi ini sangat populer digunakan banyak kalangan hingga jadi masa peralihan antara model lama era nokia ke ponsel terbaru milik Samsung.

Pada perkembangannya sistem operasi ini semakin terpuruk karena kalah saing dengan perkembangan sistem operasi Android dan iOS.

Fungsi Adanya Sistem Operasi

1. Memory Management

Terbagi menjadi dua, yakni Primary memory dan main memory. Sistem operasi dapat mengatur memori dalam perangkat komputer yakni RAM atau yang bisa diakses langsung melalui CPU.

2. Device Management

Untuk mengatur komunikasi antar perangkat melalui setiap driver pada komputer. Program yang menangani hal ini adalah I/O Controller.

3. File Management

Untuk mengatur konfigurasi pada dokumen hingga mengatur kebutuhan detail setiap informasi. Sistem operasi kemudian juga mengelola lokasi, fungsionalitas dan beberapa fitur lainnya.

Proses pengaturan tersebut oleh sistem operasi kemudian disebut dengan File System yang biasanya dimasukan pada direktori pencarian untuk memudahkan pengguna menjalankan perangkat komputer. 

4. Processor Management

Berfungsi untuk mendukung proses multiprogramming. Hal ini dapat menentukan fase mana processor digunakan pada jangka waktu tertentu. Sehingga sistem operasi bisa menjalankan komputer dengan tepat dan cepat sesuai kebutuhan pengguna.  

Nah, itulah penjelasan tentang sistem operasi mulai dari pengertian, jenis, fungsi dan contohnya. Semoga bermanfaat!

Comments are closed.