Ketika memasuki siklus menstruasi, wanita seringkali mengalami nyeri sehingga membuatnya tidak nyaman. Penyebab nyeri menstruasi ini salah satunya karena adanya peluruhan dinding rahim selama siklus haid ini.

Nyeri menstruasi atau dalam bahasa kedokteran disebut dismenore merupakan nyeri yang dirasakan pada bagian bawah perut dan bisa menyebar ke bagian bawah punggung dan tungkai.

Pada sebagian wanita, nyeri ini terasa ringan sehingga ia bisa tetap beraktivitas seperti biasanya. Akan tetapi Anda perlu mewaspadai, apabila nyeri terasa sakit berat apalagi kalau sampai berlangsung dalam jangka waktu lama.

Hal ini dikarenakan bisa jadi itu merupakan pertanda adanya penyakit tertentu di dalam tubuh Anda.

Penyebab Nyeri Menstruasi Terasa Berat

Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab nyeri terasa berat, tidak semuanya memang akibat penyakit di dalam tubuh. Ada juga yang disebabkan faktor genetik (keturunan) ataupun gaya hidup kurang sehat. Berikut ini adalah beberapa penyebab mengapa nyeri menstruasi bisa terasa berat :

1. Usia Menstruasi Terlalu Muda

Setiap wanita memiliki umur yang berbeda ketika pertama kali mengalami menstruasi, bahkan ada yang umur 10 tahun sudah mengalami siklus ini. Hal ini dipengaruhi oleh kadar hormon di dalam tubuhnya serta gaya hidup sehari-harinya.

Ketika seorang perempuan memulai menstruasi pada usia kurang dari 11 tahun, maka resiko mengalami nyeri hebat begitu tinggi. Hal ini dikarenakan organ reproduksinya belum siap untuk mengalami siklus mens.

2. Gaya Hidup Tidak Sehat

Gaya hidup seseorang akan mempengaruhi seberapa sakit menstruasi yang dialaminya. Orang yang mengalami kelebihan berat badan memiliki resiko tinggi mengalami nyeri hebat. Hal itu disebabkan karena pembuluh darah di sekitar organ reproduksinya terdesak oleh jaringan lemak berlebih.

Konsumsi minuman beralkohol juga bisa menyebabkan dismenore, karena alkohol akan mempengaruhi kadar hormon estrogen di dalam tubuh dan dapat menimbulkan gangguan pelvis.

Penyebab lain nyeri menstruasi adalah asap rokok, dimana seorang wanita perokok biasanya mengalami nyeri lebih lama daripada yang tidak.

3. Genetik

Pengaruh genetik juga menjadi penyebab nyeri menstruasi yang menyakitkan pada wanita. Apabila ibu atau saudara perempuan seseorang mengalami nyeri hebat pada saat menstruasi, biasanya ia juga akan mengalami hal yang sama.

Ini ditunjukkan dari sebuah penelitian yang menyatakan 2 dari 3 perempuan penderita dismenore, ibu atau saudara perempuannya juga mengalami hal yang sama.

Oleh sebab itu, apabila di keluarga Anda ada yang mengalami dismenore maka Anda perlu melakukan beberapa pencegahan.

Salah satunya adalah dengan menghilangkan penyebab nyeri menstruasi lain sehingga diharapkan nyeri yang Anda alami terasa tidak begitu menyakitkan. Bagaimanapun, faktor genetik ini sudah tidak bisa dihalangi karena sudah tercetak di kromosom kita.

4. Endometriosis

Endometriosis adalah sebuah kelainan yang terjadi pada organ reproduksi wanita dikarenakan adanya endometrium (jaringan dinding rahim) yang tumbuh di luar rongga rahim.

Akibat adanya endometriosis ini menyebabkan peradangan dan pembengkakan di jaringan sekitarnya. Tentunya peradangan di rahim ini akan menimbulkan nyeri hebat ketika Anda mengalami menstruasi.

5. Penggunaan Alat Kontrasepsi

Alat kontrasepsi, khususnya yang di pasang di pasang pada rahim wanita dapat meningkatkan rasa sakit selama menstruasi. Orang yang mempunyai sensitivitas tinggi tidak disarankan memasang IUD (Intra Uterine Device).

Selain menjadi salah satu pemicu terjadinya endometriosis, juga akan mempengaruhi perubahan hormon pada tubuh Anda. Nyeri yang muncul ini terutama terjadi pada saat pertama kali pemasangan IUD.

6. Radang Panggul

Radang panggul merupakan infeksi yang terjadi di bagian rahim, leher rahim, indung telur atau saluran indung telur pada wanita. Penyebab peradangan ini disebabkan oleh bakteri chlamydia dan gonore yang ditularkan melalui hubungan intim.

Oleh sebab itu, hindarilah hubungan intim tidak sehat karena dapat membawa bahaya kepada diri Anda. Anda perlu berkonsultasi ke dokter apabila Anda tiba-tiba mengalami nyeri hebat, padahal biasanya tidak. Bisa jadi Anda salah satu orang yang mengalami radang panggul ini, sehingga perlu untuk segera diobati.

7. Mioma Uteri

Mioma uteri merupakan pertumbuhan jaringan di dalam atau di sekitar rahim yang tidak bersifat ganas. Penyebab munculnya mioma uteri ini belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada yang menduga ini berkaitan dengan hormon estrogen yang tinggi di dalam tubuhnya.

Hal ini dikarenakan biasanya kemunculannya terjadi pada saat seorang wanita berusia 16-40 tahun, dimana kadar estrogen sedang tinggi. Di Indonesia sendiri terdapat lebih dari 150 ribu wanita yang memiliki mioma uteri di bagian rahimnya.

Itulah beberapa penyebab menstruasi pada wanita yang perlu diketahui, dimana sebagian bisa dicegah. Anda perlu berkonsultasi ke dokter apabila sering mengalami hal tersebut, ditakutkan adanya penyakit di dalam tubuh.

Dengan mengetahui secara dini penyakit di dalam tubuh, maka penyembuhannya tentu menjadi lebih mudah.

Comments are closed.