Salah satu metode terbaik untuk memperkenalkan produk makanan yang kita jual adalah dengan branding. Sayang, industri produk makanan termasuk salah satu industri yang ketat persaingannya.

Baca juga:
Cara Jualan di Shopee Agar Cepat laku dan Banyak Langganan
Ini Dia 4 Cara Dapat Uang Dari Shopee Dengan Mudah

Jika sampai salah dalam melakukan branding, tentu Anda akan kalah saing dengan perusahaan lain baik itu perusahaan lokal maupun perusahaan luar yang berdiri di Indonesia.

Untuk itu, sebagai seorang pebisnis kita mestinya memahami peran penting branding terhadap usaha, bisnis, maupun produk yang kita jual. Nah, untuk mengetahui cara membangun brand yang tepat serta tips-tips untuk memulainya, maka silakan simak informasinya di bawah ini.

Mengenal Apa itu Branding

Branding berasal dari kata “brand” yang artinya ialah sebuah cap atau identitas yang membedakan antara satu produk dengan produk lain.

Jadi, branding merupakan sebuah upaya untuk membangun, memperkuat, meningkatkan dan mempertahankan perspektif terhadap suatu produk, jasa, perusahaan, nama, tanda, istilah, cap, ataupun rancangan.

Tiap orang tentu punya pendapat masing-masing terkait apa itu branding, namun secara umum branding memiliki beberapa unsur pokok yakni:

  • Nama Merek
  • Tampilan Visual
  • Logo / Bendera
  • Maskot
  • Tematik
  • Slogan / Tagline

Jenis-Jenis Branding yang Perlu Anda Ketahui

Sebelum memahami perihal branding produk makanan, alangkah baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu terkait jenis-jenis branding berikut ini:

1. Product Branding

Merupakan tipe branding yang akan kita bahas secara detail di artikel kali ini. Product Branding sendiri ialah branding yang menargetkan identitas pada suatu produk atau jasa tanpa mengkaitkan dengan nama perusahaan secara keseluruhan.

2. Cultural Branding

Salah satu jenis branding yang menargetkan kulturasi budaya suatu kelompok masyarakat. Hal ini akan melibatkan adat istiadat, kebiasaan, lokasi, ciri khas, reputasi dan sejarah dari daerah tertentu.

Cultural Branding biasa digunakan untuk memperkenalkan budaya dan kebiasaan suatu masyarakat.

3. Personal Branding

Merupakan jenis pemasaran yang lebih spesifik untuk seseorang seperti public figure layaknya politisi, artis, selebriti, musisi, ataupun pengusaha.

Biasanya, hal ini diterapkan untuk mereka yang memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat atau perusahaan.

4. Corporate Branding

Jenis branding yang menawarkan aspek pengembangan reputasi perusahaan agar lebih dikenal di mata masyarakat maupun dalam lingkup pasar saham.

Dalam prosesnya, corporate branding melibatkan banyak hal, mulai dari visi misi, pelayanan, iklan dan termasuk produk itu sendiri.

Tips Branding Produk Makanan

Apabila ingin menjalankan branding agar produk makanan Anda dikenal luas oleh masyarakat layaknya Starbucks, JCO, atau lainnya maka silakan simak tips-tips lengkapnya berikut ini:

1. Gunakan Nama yang Tepat

Pertama, Anda perlu memilih penggunaan nama yang tepat karena ini merupakan upaya branding paling dasar yang harus dicoba.

Saat akan memilih nama produk, usahakan gunakan nama yang unik, bahkan Anda pun bisa menggunakan nama yang nyeleneh agar mampu mengundang ketertarikan dan rasa penasaran dari orang-orang.

2. Pemilihan Warna yang Cocok

Dalam sebuah teori terkait food branding, diketahui bahwa warna terbaik yang digunakan dalam logo atau ciri khas dari produk itu sendiri ialah warna kuning, merah, biru dan jingga. Diyakini, warna ini akan memunculkan gairah tersendiri bagi seseorang untuk memunculkan rasa lapar.

Seperti yang kita tahu, pemilihan warna dalam branding itu sangatlah penting. Anda bisa lihat sendiri bahwa banyak orang yang menyebutkan sebuah brand hanya dari warnanya seperti “Toko Ijo”, “Toko Oren”, “Toko Merah”.

3. Penggunaan Kemasan Makanan

Kemasan makanan merupakan salah satu elemen penting dalam food branding. Hal ini dikarenakan para pelanggan akan melihat dulu tampilan luarnya, bukan rasanya atau bentuk dari makanan itu sendiri.

Seperti yang kita tahu, beberapa perusahaan besar seperti McDonalds, Starbucks dan sebagainya punya ciri khas tersendiri di kemasan mereka bukan? Walaupun simpel namun memiliki keunikannya yang membuatnya dikenal banyak orang.

4. Buat Foto Produk yang Unik dan Menarik

Di era digital seperti sekarang, foto produk tentu memiliki peran yang teramat sangat penting untuk membangun sebuah brand.

Hal ini bisa Anda lihat bahwa para produsen makanan yang sering mengupload foto makanan di Instagram cenderung memiliki penjualan yang lebih tinggi.

Karena itu, selain harus memiliki kemasan yang bagus, produk yang Anda jual pun harus memiliki foto yang bagus karena akan sangat berpengaruh terhadap visual produk secara keseluruhan.

5. Update Konten di Sosial Media

Pada dasarnya, branding adalah upaya untuk meningkatkan citra dan reputasi produk makanan tersebut agar dikenal masyarakat luas.

Karena itu, penggunaan sosial media tentu merupakan pilihan yang tepat karena dengan sering mengupdate konten terkait produk makanan di sosial media layaknya Instagram dan sebagainya maka akan mengundang ketertarikan bagi siapapun yang melihatnya.

Nah itu dia informasi yang dapat kami berikan terkait tips branding produk makanan yang perlu dilakukan agar dikenal oleh kalangan luas. Sampai jumpa kembali di artikel yang akan datang!

Comments are closed.